Cara Aktivasi Verifikasi Dua Langkah pada akun GWS Madrasah

Cara Aktivasi Verifikasi Dua Langkah pada akun GWS Madrasah

GTK Madrasah yang telah berhasil mendapatkan akun Google Workspace dari Kementerian Agama perlu memperhatikan himbauan aktivasi Two-Step Verification (2SV) atau Verifikasi Dua Langkah, hal ini di karenakan untuk keamanan akun GWS masing-masing GTK Madrasah sekaligus menghindari potensi gangguan akses layanan Google Workspace.

Panduan Verifikasi Dua Langkah di GWS

Aktivasi Two-Step Verification (2SV) atau Verifikasi Dua Langkah pada akun GWS Madrasah akan dibuka hingga tanggal 27 Oktober 2026 dan mulai tanggal 28 Oktober 2026 pengguna yang belum mengaktifkan 2SV berisiko tidak dapat masuk ke akun Google Workspace.

Panduan Akun GWS Madrasah telah menerangkan manfaat dan kegunaan dari akun GWS yang telah dibagikan secara geratis oleh Kementerian Agama bagi Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah

Two-Step Verification atau 2SV merupakan fitur keamanan yang meminta pengguna melewati dua tahap verifikasi ketika masuk ke akun Google. Pengguna tidak hanya mengandalkan kata sandi, tetapi juga perlu membuktikan identitas melalui metode verifikasi tambahan.

Google menjelaskan bahwa Verifikasi Dua Langkah memberikan perlindungan tambahan terhadap upaya pencurian akun. Jika seseorang mengetahui kata sandi pengguna, pelaku tetap memerlukan faktor verifikasi kedua untuk menyelesaikan proses login. Baca panduan resmi Google Workspace tentang Verifikasi Dua Langkah.

Fitur ini sangat relevan bagi guru madrasah yang menggunakan akun Google Workspace untuk mengakses Gmail, Google Drive, Google Meet, Google Classroom, dan berbagai layanan digital pendidikan lainnya.

Dengan mengaktifkan 2SV, pengguna dapat memperkuat perlindungan terhadap dokumen pembelajaran, surat elektronik, berkas administrasi, serta data lain yang tersimpan dalam akun.

Oleh karena itu, guru sebaiknya tidak menunggu hingga batas waktu berakhir. Segera periksa pengaturan keamanan akun dan lakukan aktivasi Verifikasi Dua Langkah sesuai petunjuk yang tersedia.

Cara Mengaktifkan Two-Step Verification (2SV) Google Workspace


Guru dapat memeriksa pengaturan keamanan akun Google melalui langkah-langkah berikut. Tampilan menu dan metode yang tersedia dapat berbeda sesuai kebijakan administrator Google Workspace.
  • Langkah pertama silahkan anda siapkan Akun Google Workspace masing-masing yang telah anda dapatkan di EMIS GTK, Untuk Cara Daftar Akun GWS Madrasah di EMIS GTK silahkan anda dapat membacanya pada postingan sebelumnya
  • Langkah kedua silahkan anda login akun GWS masing-masing, kemudian anda buka Pengaturan Keamanan Akun untuk lebih cepat silahkan anda klik alamat berikut:  https://myaccount.google.com/security
  • Langkah selanjutnya silahkan anda cari Menu Verifikasi Dua Langkah, buka menu tersebut untuk melihat status dan pilihan pengaktifan. Jika menu tidak tersedia atau pengaturan dikendalikan administrator, hubungi pengelola akun Google Workspace di lingkungan madrasah. 
    Menu Verifikasi Dua Langkah

  • Langkah selanjutnya silahkan anda pilih Metode Verifikasi dan ikuti petunjuk yang muncul di layar. Bergantung pada konfigurasi akun, Google dapat menyediakan metode seperti gambar berikut 
    Metode Verifikasi

  1. Kunci sandi dan kunci keamanan 
  2. Dialog Google
  3. Aplikasi Google Authenticator atau aplikasi pembuat kode yang kompatibel.
  4. Kode melalui SMS atau panggilan telepon jika tersedia.
  • Silahkan anda pilih metode yang sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan keamanan akun. Jika memungkinkan, siapkan metode pemulihan atau cadangan yang direkomendasikan Google.
  • Selanjutnya silahkan anda selesaikan Proses Aktivasi, ikuti seluruh instruksi verifikasi hingga pengaturan selesai. Jangan menganggap aktivasi berhasil hanya karena sudah membuka menu pengaturan.
  • Periksa kembali status Verifikasi Dua Langkah pada akun. Pastikan fitur telah aktif dan metode verifikasi dapat digunakan, jika sudah berhasil makan tampilan akan seperti gambar berikut
    status Verifikasi Dua Langkah

  • Langkah terakhir jika diperlukan silahkan anda unduh dan simpan sepuluh kode cadangan (kode cadangan) yang disediakan Google. Kode ini dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengakses akun ketika pengguna tidak dapat menggunakan metode verifikasi utama. Simpan kode di tempat yang aman dan jangan membagikannya kepada orang lain.
Apabila mengalami kendala, gunakan saluran bantuan resmi atau hubungi administrator Google Workspace Madrasah masing-masing

Demikian yang dapat mimin informasikan terkait Panduan Verifikasi Dua Langkah di GWS Madrasah ini semoga bermanfaat
Panduan SAHABAT KBC untuk Admin Madrasah Tahun 2026

Panduan SAHABAT KBC untuk Admin Madrasah Tahun 2026

SAHABAT KBC 2026 menjadi platform yang digunakan dalam pelaksanaan evaluasi implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada madrasah. Agar proses pengisian berjalan dengan benar, Admin Madrasah, Guru, dan Murid perlu memahami tahapan penggunaan aplikasi, mulai dari masuk ke sistem sampai memperoleh bukti pengiriman.

Panduan SAHABAT KBC 2026

Berdasarkan Panduan Admin Madrasah dan Responden SAHABAT KBC, terdapat alur berbeda antara akun Admin Madrasah dengan akun Guru dan Murid. Admin Madrasah menggunakan akses SSO EMIS, sedangkan Guru dan Murid masuk menggunakan username serta kata sandi yang diberikan melalui kartu akun.

Agar tidak ketinggalan mengisi survei di platform SAHABAT KBC silahkan anda perhatikan Jadwal Pelaksanaan Survei Nasional SAHABAT KBC 2026 pada postingan sebelumnya

Panduan ini membahas langkah-langkah penggunaan SAHABAT KBC secara sistematis dengan tetap mengikuti ketentuan yang tercantum dalam dokumen panduan.

SAHABAT KBC merupakan platform yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan evaluasi atau survei terkait implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada madrasah.

Panduan Dan Cara Login Admin SAHABAT KBC 2026


Untuk cara mengakses platform SAHABAT KBC bagi Admin Madrasah silahkan anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini
  • Langkah pertama silahkan anda akses atau kunjungi alamat resmi yang sudah disediakan berikut ini  https://madrasah.kemenag.go.id/sahabatkbc/login
  • Langkah selanjutnya silahkan anda login menggunakan mekanisme SSO EMIS. Setelah memilih masuk melalui SSO EMIS, admin melakukan login pada EMIS apabila diminta, kemudian kembali ke aplikasi SAHABAT KBC dan memilih akun yang ditampilkan apabila tersedia. perhatikan gambar berikut 
    SAHABAT KBC 2026

  • Setelah berhasil masuk pada dashboard Admin Madrasah memiliki beberapa menu utama yang berkaitan dengan pengelolaan responden dan monitoring pelaksanaan evaluasi.
  • Langkah selanjutnya setelah berhasil masuk, Admin Madrasah perlu memastikan bahwa nama akun dan nama madrasah yang tampil sudah sesuai dengan cara Buka menu Beranda pada sidebar silahkan Periksa periode aktif kemudian Periksa kartu Responden dan Submission Selesai.
  • Silahkan anda gunakan Perbarui Data untuk mendapatkan ringkasan terbaru dengan cara Pilih Buka Monitoring apabila ingin melihat progres masing-masing responden.
Perlu diperhatikan bahwa angka atau status yang ditampilkan mengikuti data periode yang tersedia. Nilai yang belum tersedia tidak otomatis menunjukkan bahwa pengisian mengalami kegagalan.

Panduan Pendataan Awal SAHABAT KBC


Langkah selanjutnya setelah data sesuai dengan data madrasah masing-masing, silahkan anda buka atau klik Menu Pendataan Awal, menu ini digunakan untuk mencatat kondisi implementasi KBC di madrasah. Pendataan ini menjadi salah satu prasyarat dalam pembuatan akun responden.

Untuk mengetahui langkah-langkah pengisian pada menu pendataan awal silahkan anda perhatikan langkah-langkah pengisiannya berikut ini:
  • Langkah pertama silahkan anda buka menu Pendataan Awal.
  • Selanjutnya silahkan anda periksa pilihan Pendataan awal nasional dan Silahan anda Pilih kampanye aktif yang sesuai.
  • Buka tab Isi Pendataan silahkan anda Pilih status implementasi sesuai kondisi sebenarnya.
  • Jawab seluruh pertanyaan yang ditampilkan silahkan anda Perhatikan pertanyaan lanjutan yang mungkin muncul berdasarkan pilihan status jika sudah silahkan Pilih Simpan jawaban dan Tunggu hingga muncul pemberitahuan bahwa penyimpanan berhasil.
  • Langkah selanjutnya silahkan anda periksa Hasil Pendataan. Gunakan Ubah Jawaban jika diperlukan perbaikan dan kampanye masih terbuka. perhatikan gambar berikut 
    Pendataan Awal SAHABAT KBC

Status pendataan memiliki kaitan dengan diperbolehkan atau tidaknya akun responden dibuat. Apabila kampanye sudah ditutup, pendataan tidak dapat diisi kembali melalui tombol simpan.

Panduan Cara Membuat Akun Responden SAHABAT KBC


Akun responden dibuat oleh Admin Madrasah berdasarkan periode dan kelompok responden, yaitu Guru dan Murid, sesuai populasi serta ketentuan sampel sistem.

Untuk membuat akun responden bagi guru dan murid di SAHABAT KBC silahkan anda perhatikan langkah-langkah berikut
  • Langkah pertama silahkan anda buka menu Akun Responden dan Tentukan Pilih periode.
  • Selanjutnya silahkan anda Periksa kelompok Guru atau Murid. Periksa jumlah populasi, sampel, dan akun yang telah dibuat.
  • Jika sudah anda membuat pilihan silahkan anda Pilih Generate Akun pada kelompok yang diperlukan.
  • Langkah selanjutnya silahkan tunggu proses pembuatan akun. Gunakan Lihat Progres apabila tersedia. Jika proses dijeda, periksa informasi percobaan ulang sebelum memilih Coba Lagi Sekarang.
  • Setelah status menunjukkan Sudah dibuat, periksa akun dan Pilih Cetak Kartu.
  • Silahkan anda serahkan kartu username dan kata sandi secara pribadi kepada responden yang bersangkutan. silahkan perhatikan gambar berikut
    ara Membuat Akun Responden SAHABAT KBC

Dokumen juga menjelaskan bahwa Generate Akun dapat dilakukan sebelum waktu pelaksanaan periode dimulai setelah pendataan awal selesai. Untuk RA, sistem hanya menampilkan kelompok Guru. Kartu akun juga tidak dianjurkan dibagikan melalui grup terbuka.

Cara Monitoring Progres Pengisian


Admin Madrasah dapat memantau perkembangan pengisian melalui menu Progres Pengisian untuk cara dan langkah-langkahnya silahkan anda perhatikan berikut ini
  • Langkah pertama silahkan anda buka menu Progres Pengisian kemudian pilih periode yang ingin dipantau.
  • Silahkan anda periksa jumlah dan persentase pengisian.
  • Gunakan pencarian berdasarkan nama atau username jika diperlukan. Gunakan filter berdasarkan peran dan status.
  • Pilih Reset untuk menghapus filter.
  • Pilih Perbarui Data untuk mengambil progres terbaru.
  • Jika data terdiri dari beberapa halaman, gunakan tombol Sebelumnya atau Berikutnya.
Penting: status sedang mengisi tidak sama dengan sudah melakukan pengiriman final. Monitoring digunakan untuk melihat penyelesaian proses, bukan untuk membaca jawaban individual responden.

Cara Membuat Tiket Bantuan SAHABAT KBC


Jika Admin Madrasah mengalami kendala yang membutuhkan tindak lanjut, tersedia menu Bantuan dan Tiket. Langkah membuat tiket diantaranya sebagai berikut
  • Silahkan anda buka menu Bantuan.
  • Periksa daftar tiket terlebih dahulu agar kendala yang sama tidak dilaporkan berulang.
  • Pilih Buat Tiket Bantuan. Lengkapi formulir. Jelaskan halaman tempat kendala terjadi. Cantumkan waktu kejadian dan pesan kendala. Tuliskan langkah yang sudah dilakukan.
  • Periksa kembali informasi.
  • Pilih Kirim Tiket.
Langkah selanjutnya setelah admin madrasah sudah membuatkan akun bagi guru dan murid silahkan berikan kartu yang sudah anda download tersebut keresponden yang bersangutan, untuk Cara Login Guru dan Murid di Sahbat KBC silahkan anda dapat mempelajarinya pada artikel sebelumnya.

Demikian yang dapat mimin bagikan terkait Panduan Login, membuat akun Guru dan Murid SAHABAT KBC Tahun 2026 ini semoga bermanfaat
Jadwal Survei Nasional SAHABAT KBC Tahun 2026

Jadwal Survei Nasional SAHABAT KBC Tahun 2026

Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah akan melaksanakan Survei Nasional SAHABAT KBC Tahun 2026.

Survei Nasional SAHABAT KBC

Pelaksanaan survei ini ditujukan untuk memperoleh data dan informasi mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada madrasah. Survei dilaksanakan melalui platform SAHABAT KBC dan melibatkan guru serta murid pada madrasah di seluruh Indonesia.

Ketentuan tersebut disampaikan melalui surat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dengan Nomor B-730/Dt.I.I/PP.00/10/2026 tertanggal 7 Oktober 2026.

Bagi madrasah yang termasuk dalam sasaran survei, penting untuk memperhatikan periode pelaksanaan, ketentuan responden, serta jadwal batch berdasarkan provinsi.

Jadwal Survei Nasional SAHABAT KBC 2026


Berdasarkan surat pelaksanaan Survei Nasional SAHABAT KBC Tahun 2026, survei dilaksanakan mulai 12 sampai dengan 22 Oktober 2026 pada hari kerja, yaitu Senin sampai Jumat.

Pelaksanaan survei tersebut dibagi menjadi 3 batch berdasarkan wilayah provinsi. Agar lebih mudah dipahami, berikut rangkuman jadwal pelaksanaan survei lengkapnya.

Daftar Jadwal Survei SAHABAT KBC 2026

Batch Tanggal Wilayah
Batch 1 12–14 Oktober 2026 DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua, dan Papua Barat.
Batch 2 15–19 Oktober 2026 Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
Batch 3 20–22 Oktober 2026 Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Catatan: Jadwal Survei Nasional SAHABAT KBC Tahun 2026 dilaksanakan sesuai pembagian batch dan wilayah yang telah ditetapkan. Pastikan madrasah memperhatikan tanggal pelaksanaan sesuai provinsi masing-masing.

Dalam pelaksanaan Survei Nasional SAHABAT KBC Tahun 2026, responden yang ditetapkan terdiri dari murid dan guru madrasah dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Responden Murid

Responden murid ditetapkan sebanyak 5% dari populasi, dengan target nasional sebanyak: 520.531 murid.

2. Responden Guru

Responden guru ditetapkan sebanyak 5% dari populasi sesuai dengan data EMIS. Dengan demikian, sasaran survei tidak berarti seluruh guru dan seluruh murid harus menjadi responden. Penentuan responden mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan survei.

Tujuan Pelaksanaan Survei Nasional SAHABAT KBC


Pelaksanaan Survei Nasional SAHABAT KBC dilakukan dalam rangka memperoleh data dan informasi mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui platform SAHABAT KBC.

Survei tersebut dilaksanakan oleh Direktorat KSKK Madrasah dengan sasaran guru dan murid pada madrasah di seluruh Indonesia.

Data yang diperoleh melalui survei menjadi bagian dari informasi mengenai pelaksanaan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah.

Cara Mengakses Survei SAHABAT KBC 2026


Akses survei dilakukan melalui platform resmi SAHABAT KBC. Berdasarkan surat pelaksanaan survei, tautan yang digunakan adalah Login SAHABAT KBC 2026 tau anda dapat mempelajarinya di Panduan Survei Sahabat KBC Tahun 2026 pada postingan sebelumnya

Guru atau murid yang menjadi responden dapat menggunakan akses survei sesuai ketentuan dan jadwal batch wilayah masing-masing.

Demikian informasi mengenai Survei Nasional SAHABAT KBC Tahun 2026 yang perlu diketahui oleh madrasah, guru, dan murid yang menjadi sasaran survei. Pelaksanaan survei berlangsung 12–22 Oktober 2026 dan dibagi menjadi tiga batch sesuai wilayah provinsi.

Pastikan memperhatikan jadwal batch masing-masing provinsi, ketentuan responden, serta akses platform SAHABAT KBC agar pelaksanaan survei dapat dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Cara Mengajukan Tunjangan Insentif GBPNS di EMIS GTK Tahun 2026

Cara Mengajukan Tunjangan Insentif GBPNS di EMIS GTK Tahun 2026

Ruang Madrasah – Kementerian Agama kembali memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru madrasah non-ASN melalui program Tunjangan Insentif Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS) Tahun 2026. Bagi guru yang memenuhi persyaratan, proses pengajuan calon penerima dilakukan melalui sistem EMIS GTK.

Tunjangan Insentif GBPNS di EMIS GTK

Pada tahun 2026, proses pengajuan tunjangan insentif tidak hanya berkaitan dengan pengisian formulir pengajuan, tetapi juga sangat bergantung pada validitas data GTK, status keaktifan akun, kelengkapan administrasi, dan hasil verifikasi.

Karena itu, guru madrasah yang akan mengajukan Tunjangan Insentif GBPNS 2026 melalui EMIS GTK perlu memastikan seluruh data dan dokumen yang dibutuhkan sudah sesuai sebelum melakukan pengajuan.

Tunjangan Insentif Guru Bukan PNS Tahun 2026 telah resmi di buka, bagi rekan-rekan PTK Madrasah yang belum ASN dan seretifikasi silahkan ajukan diri anda untuk mendapat tunjangan insentif GBPNS Tahun 2026 melalui akun EMIS GTK masing-masing.

Tunjangan insentif merupakan bantuan yang diberikan kepada guru madrasah bukan ASN yang memenuhi persyaratan dan dinyatakan layak berdasarkan data serta verifikasi yang dilakukan oleh Kementerian Agama.

Dalam pelaksanaan tahun 2026, pemerintah menyatakan penyaluran insentif kepada guru madrasah non-ASN menjadi bagian dari dukungan terhadap keberlangsungan layanan pendidikan agama dan madrasah. Pemerintah juga menyampaikan bahwa penerima insentif tahun 2026 memperoleh Rp1,5 juta yang disalurkan langsung ke rekening penerima sesuai mekanisme yang ditetapkan.

Pengajuan calon penerima dilakukan melalui sistem informasi GTK Madrasah sehingga guru perlu memastikan data pada EMIS GTK telah diperbarui dan valid.

Syarat Mengajukan Tunjangan Insentif GBPNS 2026


Sebelum melakukan pengajuan melalui EMIS GTK, guru perlu memastikan bahwa dirinya memenuhi kriteria yang ditetapkan.
Beberapa persyaratan yang menjadi perhatian dalam program tunjangan insentif guru madrasah antara lain:
  • Aktif mengajar pada RA, MI, MTs, atau MA/MAK.
  • Terdaftar dalam sistem informasi GTK Madrasah.
  • Berstatus sebagai guru bukan ASN sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Belum mendapatkan tunjangan profesi guru, sesuai ketentuan program.
  • Memiliki NPK dan/atau NUPTK.
  • Bertugas pada satuan administrasi pangkal binaan Kementerian Agama.
  • Memenuhi ketentuan status dan masa pengabdian sebagai guru tetap sesuai regulasi.
  • Memiliki kualifikasi akademik minimal S-1 atau D-IV.
  • Memenuhi beban kerja minimal yang dipersyaratkan.
  • Tidak menerima bantuan sejenis dari instansi lain atau sumber dana DIPA Kementerian Agama.
  • Belum mencapai usia pensiun sesuai ketentuan.
  • Tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi selain madrasah.
  • Tidak merangkap jabatan pada lembaga eksekutif, legislatif, atau yudikatif.
  • Dinyatakan layak bayar berdasarkan hasil verifikasi sistem dan ketentuan yang berlaku.
Kriteria tersebut penting diperhatikan karena pengajuan melalui EMIS GTK tidak otomatis berarti guru akan menjadi penerima. Kemenag menegaskan bahwa penerima harus memenuhi kriteria dan dinyatakan layak berdasarkan sistem informasi GTK Madrasah.

Cara Mengajukan Tunjangan Insentif GBPNS di EMIS GTK Tahun 2026


Tunjangan Insentif Guru Bukan PNS Tahun 2026 telah resmi di buka, bagi rekan-rekan PTK Madrasah yang belum ASN dan seretifikasi silahkan ajukan diri anda untuk mendapat tunjangan insentif GBPNS Tahun 2026 melalui akun EMIS GTK masing-masing.

Bagi guru yang telah memenuhi persyaratan, berikut tahapan umum pengajuan Tunjangan Insentif GBPNS Tahun 2026 melalui EMIS GTK. 
  • Tahapan pertama silahkan anda login ke akun EMIS GTK masing-masing
  • Selanjutnya silahkan anda klik menu Tunjangan kemudian klik sub menu insentif
  • Setelah halaman terbuka silahkan anda klik menu Buat Pengajuan yang berada di pojok kanan atas, perhatikan gambar berikut 
    ruangmadrasah.com ajuan insentif

  • Silahkan anda baca dan perhatikan 13 persyaratan yang harus terpenuhi
  • Langkah terakhir silahkan anda centeng pada dua kolom yang tersedia, kemudian silahkan anda klik menu Ajukan, perhatikan gambar berikut 
    ajuan insentif ruangmadrasah.com

  • Selesai, silahkan anda tunggu hingga statusnya berubah
Demikian yang dapat mimin berikan panduan melakukan pengajuan tunjangan insentif GBPNS di EMIS GTK Tahun 2026 ini semoga bermanfaat
KMA Nomor 736 Tahun 2026 tentang Pedoman Pemenuhan Beban Kerja Guru Madrasah Bersertifikat

KMA Nomor 736 Tahun 2026 tentang Pedoman Pemenuhan Beban Kerja Guru Madrasah Bersertifikat

KMA Nomor 736 Tahun 2026 tentang Pedoman Pemenuhan Beban Kerja Guru Madrasah Bersertifikat Pendidik Resmi Terbit - Kementerian Agama Republik Indonesia kembali melakukan penyempurnaan regulasi di bidang pendidikan madrasah melalui diterbitkannya Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 736 Tahun 2026 tentang Pedoman Pemenuhan Beban Kerja Guru Madrasah yang Bersertifikat Pendidik.

KMA Nomor 736

Kebijakan terbaru ini menjadi pedoman resmi bagi seluruh guru madrasah yang telah memiliki sertifikat pendidik dalam melaksanakan kewajiban beban kerja secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Terbitnya KMA ini sekaligus menjadi acuan bagi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, pengawas madrasah, kepala madrasah, hingga guru dalam memastikan pelaksanaan beban kerja guru berjalan lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

KMA Nomor 736 Tahun 2026 merupakan keputusan Menteri Agama yang mengatur pedoman pemenuhan beban kerja bagi guru madrasah yang telah memiliki sertifikat pendidik.

Regulasi ini diterbitkan sebagai dasar pelaksanaan tugas guru agar proses pembelajaran, pembimbingan, penilaian, serta tugas tambahan dapat diakui sebagai bagian dari pemenuhan beban kerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya pedoman ini diharapkan tidak lagi terjadi perbedaan penafsiran mengenai pemenuhan beban kerja guru di berbagai satuan pendidikan madrasah.

KMA Nomor 736 Tahun 2026


KMA Nomor 736 Tahun 2026 menjadi regulasi penting yang wajib dipahami oleh seluruh guru madrasah bersertifikat pendidik. Pedoman ini tidak hanya mengatur pemenuhan beban kerja, tetapi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan profesionalisme, transparansi, serta kualitas pendidikan madrasah di Indonesia.

Bagi yang belum memiliki KMA No 736 ini silahkan anda dapat membaca dan mempelajarinya pada tautan yang sudah disediakan Disini

Oleh karena itu, kepala madrasah, pengawas, maupun guru perlu mempelajari secara menyeluruh isi KMA ini agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan perbedaan penafsiran di lapangan.
Juknis MATAMUDA Tahun Pelajaran 2026/2027 Resmi Terbit

Juknis MATAMUDA Tahun Pelajaran 2026/2027 Resmi Terbit

Juknis MATAMUDA Tahun Pelajaran 2026/2027 Resmi Terbit, Berikut Isi Lengkap dan Ketentuan Pelaksanaannya

Memasuki Tahun Pelajaran 2026/2027, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI resmi menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaan Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) sebagai pedoman bagi seluruh madrasah di Indonesia dalam melaksanakan kegiatan penyambutan murid baru.

Juknis MATAMUDA

Juknis MATAMUDA Tahun Pelajaran 2026/2027 menjadi acuan resmi bagi jenjang RA, MI, MTs, dan MA agar kegiatan pengenalan lingkungan madrasah berlangsung edukatif, ramah anak, bebas perundungan, serta mampu menanamkan karakter Islami kepada peserta didik baru.

MATAMUDA merupakan singkatan dari Masa Taaruf Murid Madrasah, yaitu kegiatan orientasi bagi murid baru yang bertujuan membantu proses adaptasi terhadap lingkungan belajar di madrasah.

Kegiatan ini tidak sekadar mengenalkan gedung sekolah, tetapi juga memperkenalkan budaya madrasah, guru, tenaga kependidikan, tata tertib, program unggulan, hingga pembiasaan karakter sesuai nilai-nilai Islam.

Dalam juknis dijelaskan bahwa MATAMUDA dirancang agar murid baru memperoleh pengalaman belajar pertama yang aman, nyaman, menyenangkan, inklusif, dan bermakna, tanpa adanya praktik perpeloncoan maupun kekerasan.

Tujuan Pelaksanaan MATAMUDA 2026/2027


Beberapa tujuan utama penyelenggaraan MATAMUDA antara lain:
  • Membantu murid baru beradaptasi dengan lingkungan belajar.
  • Menumbuhkan rasa bangga terhadap madrasah.
  • Mewujudkan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan bebas bullying.
  • Mengenalkan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
  • Menanamkan budaya hidup bersih, sehat, disiplin, dan peduli lingkungan.
  • Membentuk karakter peserta didik yang religius, mandiri, dan berprestasi.

Materi MATAMUDA Tahun Pelajaran 2026/2027


Dalam juknis terbaru, materi MATAMUDA meliputi lima bidang utama yaitu Kemadrasahan, Nilai-Nilai Madrasah, Madrasah Sehat, Aman, Nyaman, dan Menyenangkan, Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan, dan Program ASRI dan Ekoteologi, untuk lebih jelasnya silahkan anda perhatikan Materi MATAMUDA pada infografis di bawah ini

Materi MATAMUDA

Materi ini bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui budaya hidup bersih, penghijauan, serta pembentukan karakter cinta lingkungan.

Unduh Juknis MATAMUDA Tahun 2026/2027


Terbitnya Juknis MATAMUDA Tahun Pelajaran 2026/2027 menjadi pedoman penting bagi seluruh madrasah dalam menyelenggarakan kegiatan pengenalan lingkungan bagi murid baru.

Bagi rekan-rekan yang belum memiliki Junis Matamuda silahkan anda dapat mengunduhnya melalui tautan Disini

Melalui MATAMUDA, Kementerian Agama berharap seluruh peserta didik memperoleh pengalaman pertama yang positif, menyenangkan, bebas kekerasan, serta mampu membangun karakter religius, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta tanah air, dan memiliki semangat belajar sejak hari pertama di madrasah.
Pedoman Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Ajaran 2026/2027

Pedoman Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Ajaran 2026/2027

Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama telah resmi menetapkan Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Ajaran 2026/2027, penetapan keputusan i ditetapkan oleh Direktur Pendidikan Islam Kemenag Nomor 4860 Tahun 2026 tentang Pedoman Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Ajaran 2026/2027

Kaldik Madrasah Tahun 2026/2027

Pedoman kalender pendidikan madrasah ini merupakan panduan bagi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dalam penetapan kalender pendidikan di Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) di seluruh Indonesia.

Dengan ditetapkannya Pedoman Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Ajaran 2026/2027 ini satuan Pendidikan dapat menyusun kalender pendidikan menyesuaikan dengan program kerja madrasah berpedoman pada kalender pendidikan yang ditetapkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi.

Katentuan Kaldik Madrasah Tahun 2026/2027


Ada beberapa ketentuan terkait Kaldik Mdrasah Tahun Ajaran 2026/2027 diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Dalam penyelenggaraan pendidikan, satuan pendidikan menggunakan sistem semester yang membagi 1 (satu) tahun ajaran menjadi semester gasal dan semester genap.
  • Waktu pembelajaran efektif setiap jam pelajaran tatap muka untuk RA: 30 menit, MI : 35 menit, MTs : 40 menit, dan MA/MAK : 45 menit.
  • Beban belajar kegiatan tatap muka keseluruhan untuk setiap satuan pendidikan sebagai berikut. 
  1. Jumlah waktu pembelajaran per minggu disesuaikan dengan kurikulum yang dilaksanakan oleh madrasah yang bersangkutan.
  2. Jumlah waktu pembelajaran pada setiap tahun ajaran sekurangkurangnya 36 (tiga puluh enam) minggu efektif.
  3. MAK wajib mencantumkan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dalam kalender pendidikan sesuai dengan sistem yang diberlakukan pada madrasah yang bersangkutan.
  • Hari libur nasional dan cuti bersama menyesuaikan dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah.
  • Guru madrasah memperoleh hari libur sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang meliputi Hari Libur Nasional, Cuti Bersama, dan Hari Libur Kalender Pendidikan yang ditetapkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi.

Unduh Kaldik Madrasah Tahun 2026/2027


Bagi rekan-rekan yang membutuhkan Pedoman Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Ajaran 2026/2027 silahkan anda dapat mengunduhnya melalui tautan disini

Demikian yang dapat mimin bagikan terkait Pedoman Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Ajaran 2026/2027 ini semoga bermanfaat
Pendaftaran Akun Google Workspace bagi GTK Madrasah

Pendaftaran Akun Google Workspace bagi GTK Madrasah

Pendaftaran Akun Google Workspace bagi GTK Madrasah untuk Program AI Gemini Academy 2026 - Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran digital di madrasah, pemerintah melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah membuka program pendaftaran akun Google Workspace bagi guru dan tenaga kependidikan. 
Akun Google Workspace bagi GTK madrasah


Program ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital sekaligus mempersiapkan pelaksanaan pelatihan kecerdasan buatan melalui Gemini Academy yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

Pentingnya Akun Google Workspace bagi GTK Madrasah


Akun Google Workspace memiliki peran penting sebagai sarana pembelajaran digital di lingkungan madrasah. Dengan akun ini, guru dapat mengakses berbagai layanan seperti Google Drive, Google Classroom, Google Docs, dan lainnya yang menunjang kegiatan belajar mengajar berbasis teknologi. baca selengkapnya Panduan Google Workspace Untuk Guru

Selain itu, akun ini juga menjadi syarat utama untuk mengikuti pelatihan AI dalam program Gemini Academy. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran.

Program ini ditujukan khusus bagi Guru Madrasah, Tenaga Kependidikan dan Pengawas Madrasah. GTK Madrasah diimbau untuk segera melakukan pendaftaran sebelum batas waktu yang telah ditentukan, yaitu batas akhir pendaftaran: 15 Mei 2026

Keterlambatan dalam pendaftaran dapat menghambat keikutsertaan dalam program pelatihan AI yang akan datang.

Arahan dan Tata Cara Pendaftaran


Proses pendaftaran dilakukan secara berjenjang dengan arahan sebagai berikut 
  1. Peserta melakukan pendaftaran melalui tautan resmi yang telah disediakan.
  2. Data yang diinput harus benar, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan. 
  3. Peserta wajib terdaftar dalam aplikasi EMIS GTK untuk proses validasi data.

Dokumen dan Data yang Harus Disiapkan


Agar proses pendaftaran berjalan lancar, peserta perlu memastikan beberapa hal berikut:
  • Data yang diinput lengkap dan valid
  • Terdaftar aktif dalam sistem EMIS GTK
  • Informasi sesuai dengan data resmi instansi
  • Kesalahan atau ketidaksesuaian data dapat menyebabkan kendala dalam proses verifikasi.
Program pendaftaran akun Google Workspace bagi GTK Madrasah merupakan langkah awal menuju digitalisasi pendidikan yang lebih maju. Dengan adanya integrasi teknologi dan pelatihan AI melalui Gemini Academy, diharapkan para guru  ampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, efektif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Oleh karena itu, seluruh GTK Madrasah diharapkan segera melakukan pendaftaran sebelum batas waktu yang ditentukan agar tidak melewatkan kesempatan berharga ini.