Juknis OMI Tahun 2026 menjadi dokumen penting yang wajib dipelajari oleh madrasah, guru pembina, peserta didik, operator, dan seluruh pihak yang terlibat dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026.
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia telah menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6843 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia Tahun 2026. Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 18 Agustus 2026 dan menjadi pedoman teknis penyelenggaraan OMI Tahun 2026.
OMI 2026 diselenggarakan sebagai wadah untuk mengembangkan, membina, dan mengakselerasi talenta peserta didik madrasah melalui kompetisi Bidang Sains dan Bidang Riset.
Bagi Bapak/Ibu guru, kepala madrasah, pembina olimpiade, serta siswa yang sedang mencari Juknis OMI 2026 PDF, jadwal OMI 2026, syarat peserta OMI 2026, cabang lomba OMI 2026, kisi-kisi OMI 2026, dan mekanisme seleksi OMI, artikel ini dapat menjadi panduan awal sebelum mempelajari dokumen juknis secara lengkap.
OMI atau Olimpiade Madrasah Indonesia Tahun 2026 merupakan ajang kompetisi bagi peserta didik madrasah yang diselenggarakan dalam bidang Sains dan Riset.
OMI atau Olimpiade Madrasah Indonesia Tahun 2026 merupakan ajang kompetisi bagi peserta didik madrasah yang diselenggarakan dalam bidang Sains dan Riset.
Untuk Bidang Sains, peserta berasal dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Sementara itu, Bidang Riset diperuntukkan bagi peserta didik jenjang MTs dan MA.
OMI 2026 dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat satuan pendidikan, Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga tingkat Nasional/Final untuk Bidang Sains.
Juknis OMI Tahun 2026
Juknis OMI Tahun 2026 diterbitkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6843 Tahun 2026.
Dokumen ini menjadi acuan bagi penyelenggara, madrasah, guru, pembina, peserta didik, panitia, juri, serta pemangku kepentingan lainnya dalam melaksanakan OMI 2026.
Secara umum, juknis mengatur berbagai hal penting, antara lain:
- Dasar dan tujuan penyelenggaraan OMI.
- Sasaran dan peserta.
- Bidang kompetisi.
- Jenjang pelaksanaan.
- Tahapan seleksi.
- Jadwal pelaksanaan.
- Mekanisme kompetisi.
- Ketentuan peserta.
- Penilaian.
- Penghargaan.
- Pembinaan talenta.
- Ketentuan Bidang Sains.
- Ketentuan Bidang Riset.
- Format dokumen pendukung.
- Pengawasan dan evaluasi.
Dengan demikian, madrasah sebaiknya menjadikan Juknis OMI 2026 sebagai acuan utama sebelum melakukan seleksi dan pembinaan peserta.
Tema OMI Tahun 2026
OMI Tahun 2026 mengusung tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.”
Tema tersebut menegaskan bahwa pengembangan prestasi peserta didik madrasah tidak hanya diarahkan pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pengembangan talenta, inovasi, penguasaan sains, nilai-nilai Islam, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Bidang Lomba OMI Tahun 2026
Salah satu bagian penting dalam Juknis OMI 2026 adalah pembagian bidang kompetisi. OMI 2026 terdiri atas dua bidang utama, yaitu:
1. Bidang Sains
Bidang Sains diperuntukkan bagi peserta didik jenjang MI, MTs, dan MA.
- Jenjang MI/SD Sederajat. Bidang yang dilombakan meliputi:
A. Matematika Terintegrasi
B. IPAS Terintegrasi
B. IPAS Terintegrasi
- Jenjang MTs/SMP Sederajat Bidang yang dilombakan meliputi:
B. IPA Terintegrasi
C. IPS Terintegrasi
- Jenjang MA/SMA Sederajat Bidang yang dilombakan meliputi:
B. Biologi Terintegrasi
C. Fisika Terintegrasi
D. Kimia Terintegrasi
E. Ekonomi Terintegrasi
F. Geografi Terintegrasi
Pembagian bidang tersebut tercantum dalam rangkuman Juknis OMI 2026 yang tersedia untuk madrasah dan peserta.
2. Bidang Riset OMI 2026
Berbeda dengan Bidang Sains, Bidang Riset OMI 2026 diperuntukkan bagi peserta didik jenjang MTs dan MA.
Ruang lingkup Bidang Riset meliputi:
- Ekoteologi: Integrasi Keislaman dan Keilmuan
- Sustainable Development Goals (SDGs)
- Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional
Peserta Bidang Riset mengikuti tahapan yang berbeda dari Bidang Sains karena kompetisinya melibatkan proposal, presentasi, pelaksanaan penelitian, penyusunan hasil riset, hingga final dan expo.
Unduh Juknis OMI Tahun 2026
Bagi yang belum memiliki uknis OMI Tahun 2026 silahkan anda dapat mengunduh Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6843 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia Tahun 2026 Disini
Juknis OMI Tahun 2026 merupakan dokumen penting bagi setiap madrasah yang akan mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia Tahun 2026.
Melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6843 Tahun 2026, pelaksanaan OMI 2026 diarahkan sebagai bagian dari pengembangan talenta peserta didik dalam bidang sains dan riset.
OMI 2026 terdiri atas Bidang Sains untuk jenjang MI, MTs, dan MA serta Bidang Riset untuk jenjang MTs dan MA.
Untuk Bidang Sains, tahapan kompetisi berlangsung mulai dari tingkat satuan pendidikan, Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga Nasional. Tingkat Kabupaten/Kota dijadwalkan pada 7–8 September 2026, sedangkan tingkat Nasional berlangsung pada 10–11 November 2026.
Bagi guru dan pembina, mempelajari Juknis OMI 2026, kisi-kisi OMI 2026, jadwal OMI 2026, syarat peserta, serta mekanisme seleksi merupakan langkah awal yang sangat penting.
Semoga informasi Juknis OMI Tahun 2026 ini dapat membantu kepala madrasah, guru, pembina, operator, orang tua, dan peserta didik dalam mempersiapkan diri menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia Tahun 2026.
Selamat mempersiapkan peserta didik dan semoga madrasah Anda berhasil meraih prestasi terbaik dalam OMI 2026!












